Pilpres (menjemukan)

Hari ini sudah cukup banyak email yang masuk dan membahas mengenai pemilihan presiden. Bahkan teman saya mendapat traktiran dari salah seorang simpatisan partai cuma gara-gara waktu mereka makan siang, topik pembicaraaanya adalah kandidat pemimpin kita itu.

Kayaknya, topik pilpres kali ini memang menjadi topik hangat, bahkan jualan yang laku bagi beberapa orang yang mampu meraup keuntungan dari hangatnya isu politik Indonesia saat ini.

Tetapi, ada hal yang sangat tidak nyaman buat saya. Kali ini, saling hujat, fitnah, menjatuhkan, seakan menjadi hal yang biasa, hal yang wajar dalam politik, dan itu terjadi di Pemilu yang lalu dan Pilpres saat ini.

Aneh menurut saya, saat kita mencari kebaikan, justru perpecahan yang didapatkan. Teman saat mengangkat topik tentang adanya pemanfaatan badan intelijen untuk memenangkan salah satu kandidat, bahkan agen asing, seperti amerika, juga ikut serta dalam “perang urat syaraf” ini. Yang aneh, setiap orang justru langsung percaya dengan kutipan salah satu mantan pembesar bakin ini. bagaimana kalo semisal macam saya,rakyat biasa ini, yang mengatakannya??? apa kemudian orang lantas harus pecaya ???

Menurut saya, saat kita ingin mengkritisi agenda capres, maka tidak mengkritisi hanya didasarkan pada perkataan orang lain, istilahnya jangan mengkritisi teksnya, tetapi lihatnya konteks didalamnya. Dan pada akhirnya, tujuan saya adalah, mari kita sama-sama melihat dulu seperti apa paparan agenda pemerintahan mereka, sejauh mana agenda itu akan berperan dan diharapkan memberi sumbangsih ke pada rakyat banyak. sehingga penilaian kita lebih komprehensif, kongkrit, dan dengan dasar yang kuat. Sekarang, ujuk-ujuk punya kritik  yang membangun, melihat saja agenda masing-masing capres saja belum pernah, bagaimana mau menilai mereka sebagai agen asing atau tidak.

Jangan sampai kita ikut-ikutan mengatakan mereka pengusung neoliberalisme, pro-rakyat, dll, yang cuma karena orang lain ikut meneriakkan hal itu. Padahal menyebutkan kata neoliberalisme baru fasih beberapa bulan ini saja… abis itu, hilang lagi seperti ditelan angin… (seperti kentut saja !!!!).

0 Responses to “Pilpres (menjemukan)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: